Sinergitas TNI/POLRI meninjau pos pengamanan Mudik lebaran

 


Pekanbaru, Topriaunews .com 

Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H, Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima, Brigjen TNI Sugiyono, melakukan peninjauan Pos Pengamanan (Pos Pam) Mudik Lebaran di Kota Pekanbaru. Dalam kegiatan ini, Danrem didampingi oleh Kasdim 0301/Pekanbaru, Letkol Arh Mulyadi, S.I.P., M.I.P., serta jajaran Forkopimda Provinsi Riau, Rabu (26/03/2025).


Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Pos Pam dalam memberikan pelayanan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat selama arus mudik.


Beberapa titik yang dikunjungi dalam kegiatan ini antara lain Pos Pam MTQ, Pos Pam Simpang Garuda Sakti, dan Pos Pam STC Jalan Jenderal Sudirman.


Danrem 031/WB menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama momen Lebaran. 


“Kesiapan personel dan sarana pendukung di Pos Pam harus maksimal agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik merasa aman dan nyaman,” ujar Brigjen TNI Sugiyono.


Pada kesempatan tersebut, Forkopimda juga memberikan bingkisan Lebaran kepada petugas Pos Pam sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam bertugas.


Sementara itu, Kasdim 0301/Pekanbaru Letkol Arh Mulyadi, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pengamanan Lebaran bersama jajaran kepolisian dan stakeholder lainnya. 


“TNI akan terus bersinergi untuk menjaga stabilitas keamanan, terutama di titik-titik rawan kepadatan arus mudik,” katanya.


Kegiatan peninjauan ini berlangsung dengan aman dan tertib, mencerminkan kesiapan aparat dalam menghadapi puncak arus mudik dan balik Lebaran 1446 H. Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan mudik mereka. 


Kapolda menegaskan bahwa kesiapan pengamanan mudik di Riau telah dirancang secara matang dengan mendirikan 4 Pos Terpadu, 22 Pos Pelayanan, dan 37 Pos Pengamanan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.


Untuk mendukung kelancaran arus mudik, sebanyak 3.216 personel gabungan telah disiapkan, terdiri dari 1.655 personel Polri serta 1.651 personel dari TNI, Dinas Perhubungan, Pemerintah Provinsi, dan stakeholder lainnya. Kapolda menekankan bahwa kolaborasi antarinstansi ini sangat penting guna menciptakan pengamanan yang optimal selama periode mudik Lebaran.


"Kami telah menyiapkan strategi pengamanan yang komprehensif. Sinergi antara berbagai pihak diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik," ujar Irjen Pol Herry Heryawan.


Saat berada di Pospam MTQ, Kapolda mendapat pemaparan mengenai rencana pengaturan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Pekanbaru. Ia memberikan arahan kepada Kasat Lantas Polresta agar personel kepolisian selalu berada di lokasi pada jam-jam sibuk.


"Walaupun macet, tetap harus ada polisi. Kehadiran petugas di lapangan sangat penting untuk membantu mengurai lalu lintas dan memastikan arus mudik berjalan dengan baik," tegas Kapolda.


Selain itu, Kapolda juga menginstruksikan agar sistem quick response diterapkan guna mengatasi kepadatan lalu lintas, terutama di titik-titik rawan macet di Kota Pekanbaru yang menjadi jalur transit utama pemudik.


Kapolda memastikan bahwa seluruh pos pengamanan dan petugas akan siaga penuh selama 24 jam hingga 8 April 2025. Selain menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas, pihak kepolisian juga akan mengoptimalkan penggunaan Pak Ogah untuk membantu mengurai kemacetan di persimpangan jalan.


Ia juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas agar arus mudik tetap lancar.


"Kami berkomitmen memberikan pengamanan maksimal. Semoga dengan kesiapan ini, masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman, serta merayakan Lebaran tanpa hambatan," pungkasnya.

Post a Comment

أحدث أقدم